Minggu, 25 Oktober 2009

1.
May 08
2008

MOBIL TANPA KARBURATOR DAN PLATINA
Posted by martin in Untagged
Kompas, MOBIL TANPA KARBURATOR DAN PLATINA


MANA karburatornya? Ini pertanyaan yang sering diucapkan seseorang yang berniat membeli mobil Great Corolla beberapa tahun silam. Pertanyaan itu muncul saat membuka kap mesin, dan mencari-cari di mana letaknya karburator. Mustahil, pikirnya, mesin mobil bisa hidup tanpa karburator! Seingatnya, setiap mesin mobil dengan bahan bakar bensin pasti ada karburatornya. Menurut pengalaman, kasus minyak sesak, banjir, tidak mau lansam atau mesin bergetar, semuanya disebabkan oleh karburator yang ngadat. Apakah sekarang mobil bebas dari gangguan-gangguan tersebut?




2.Poblem Karbu? Kilik Aja Lagi
Oktober 29, 2007
Posted by ilham in Biker, Komentar Pilihan, Sharing, Tips, Tuning. trackback
By Adi_NSRClub
Tugas utama karburator adalah mencampur Bahan Bakar (BB) + Udara (O2). Kira-kira dengan perbandingan range nya BB : O2 adl 1 : 13-15. Pokoknya gmn caranya biar mesin dapet suplai campuran segitu.
Kenapa pake range, padahal teori di buku2 pembakaran ideal itu 1:14?Jwbannya adl Karena kondisi mesin & linkungan mempengaruhi settingan campuran BB:O2.Misal:1. Kompresi makin tinggi BERARTI mesin makin panas BERARTI butuh suplai BB lebih banyak biar mesin gak jebol.2. Humidity (kelembaban) lingkungan makin tinggi BERARTI campuran BB terkontaminasi air, BERARTI campuran makin miskin, BERARTI bensin hrs lebih banyak.3. Suhu lingkungan rendah BERARTI suhu kerja mesin turun BERARTI bensin harus dikurangi agar suhu kerja mesin jadi ideal.4. Knalpot bobokan (Free flow) BERARTI rpm makin tinggi BERARTI suhu mesin meningkat BERARTI butuh BB makin tinggi.5. & Masih banyak lagi parameter yg harus diperhatiin termasuk desain lubang masuk pada blok yg b’pengaruh dg settingan spuyer sebagai penyalur BB.Itu teori dasarnya.
Setting Karbu: Karbu pny 2 spuyer :1. Satu buah main jet (tuk NSR std ukurannya 130) yg berperan meyalurkan BB saat bukaan gas sekitar setengah putaran keatas2. Satu buah pilot jet (NSR std ukurannya 45) yg berperan menyalurkan BB dari putaran gas 0 derajat sampe penuh, cm efek dari pilot jet ini bisa dikatakan tidak terlalu signifikan pada bukaan gas penuh N rpm mesin yg sudah tinggi.Hal lain yg berpengaruh dengan setingan termasuk :1. Ukuran Venturi karbu2. Jarum skep3. Stelan angin4. Power jet.
Venturi karbu makin besar maka makin banyak udara yg lewat shg butuh spuyer lebih besar baik pilot atau main jetnya spy campuran bisa pas.
Trus kapan kita membesarkan ato mengecilkan spuyer2 tadi?Sebelumnya hrs tahu dulu gejala2 mesin saat kekurangan BB dan kebanyakan BB:1. “Ngempos” adalah gejala mesin spt kehilangan tenaga yg disebabkan kekurangan BB2. “Mberebet” adl gejala mesin yg sebenernya dirasa padat cm tenaga seperti tertahan dan kadang dibarengi dengan suara benturan logam kalo settingannya terlalu basah.Berarti kl NGEMPOS mesin butuh BB, kl BREBET mesin kebanyakan BB.
Kasus-Kasus
Nah berikut kasus2 yg sering terjadi krn masalah pilot jet :1. Motor kl pagi susah hidup krn begitu gas dibuka ngempos terus mati ya berarti naekin pilot jet.2. Motor dah jalan tapi sering tiba2 kehilangan tenaga saat putaran gas N putaran rendah berarti naekin pilot jet3. Motor sering over heat saat jalan pelan berarti minta naek pilot jet4. Motor brebet di putaran bawah tapi enak di put atas berarti pilot jet kebesaran.5. Motor gak pake di cuk kl pagi N bisa langsung start(ini jg gak normal) berarti pilot hrs turun.
Kesimpulannya, kl ada gejala ngempos,suhu tinggi diputaran yg relatif rendah maka minta naek pilot jet, N kl ada gejala brebet di put rendah jg maka pilot hrs turun.
Trus tuk kasus2 mainjet:1. Mtr dibawa kebut2an sampe putaran atas trus begitu finish jalan pelan2 jadi ngempos dibarengi asep ngebul BERARTI suhu saat putaran tinggi meningkat drastis BERARTI main jet minta naik2. Nafas motor di putaran atas terlalu panjang berarti mainjet minta naik.3. Mtr ngelitik padahal yg lain normal BERARTI suhu mesin SANGAT TINGGI saat putaran atas BERARTI main jet minta naik.4. Motor Brebet di put atas saja berarti main jet minta turun5. dllKesimpulannya, jika mtr Brebet di put atas berarti main jet hrs turun, jika mtr suhunya tinggi di putaran atas berarti main jet minta naik.
Note:1. Setiap ada perubahan ukuran spuyer wajib setting angin2. Jangan berpatokan pada indikator suhu di dashboard tuk panduan setting krn pasti gak sesuai, ini butuh joki yg feelingnya dah kuat.3. Adakalanya detonasi tdk bisa diobati dengan naekin spuyer jika detonasinya sudah parah. Ini berarti ada ketidaknormalan pada komponen mesin lainnya.
Ok gitu aja ya kl butuh detail tlp ato ktm aja. Jgn sms gak bakal gw bales

6.27 Agustus 2009

STEL KARBURATOR SENDIRI

Seperti kita tahu bahwa setelan karburator sangat berpengaruh terhadap kinerja mesin yang otomatis akan berpengaruh pula pada kenyamanan bagi pengendaranya. Selain itu setelan karburator yang tidak benar akan mengakibatkan konsumsi bahan bakar menjadi boros dan permasalahan lain seputar engine stationer.
Memang perlu diketahui bahwa di negeri maju, karburator sudah ditinggalkan dan diganti dengan sistem injeksi. Mengingat sistem ini lebih baik, dan suplai bensin menjadi lebih pasti dan pembakaran menjadi lebih bagus, homogin.Namun harus diakui, masih banyak mobil di negeri ini yang menggunakan karburator. Masih ada Jeep keluaran tahun 1948, masih ada Corolla 1962 dan banyak Kijang , Suzuki, Mitsubishi dan sebagainya.Lalu bagaimana cara menyetel karburator yang benar? Berikut adalah jawabannya:Ada 3 sekrup di karburator yang memegang peran penting membuat mesin bensin menjadi optimal.Cara menyetel.1. Sekrup idle up dikendorkan tetapi AC di hidupkan. Penyetelan berhenti ketika sekrup itu tidak bisa lagi merendahkan RPM mesin. 2. Sekerup RPM mesin di turunkan RPM sampai sekitar 500, atau sampai tidak mati saja. 3. Sekarang mulai dengan menyetel sekrup idle (campuran udara dan bensin). Putar sekrup ini ke kiri sampai nyaris mati. Kemudian kembali ke kanan sampai nyaris mati juga. Setelah itu putar perlahan-lahan mencari RPM tertinggi. Saat itulah kita akan menemukan campuran bensin dan udara terbaik. (bisa terjadi, karena karburator sudah kotor atau lama sehingga tersumbat, atau sekrup ini rusak, maka walaupun sudah di putar, dicari-cari tidak ada reaksi. Kalau menemukan kondisi seperti ini maka perlu melakukan OH karburator) 4. Setelah menemukan campuran terbaik, sekarang setellah sekrup RPM sampai 700, 800 atau 900 sesuai permintaan pembuat mesin.5. Sekarang baru menyetelah sekrup idle up AC. Hidupkan AC, pasti RPM sudah berkurang, turun dari semula. Sekarang stel sekrup idle up sampai mencapai RPM, biasanya 900 atau 1000. 6. Coba AC dimatikan, apakah sekarang RPM idle ke RPM yang diinginkan?CATATAN:Bahwa cara tersebut diatas adalah dengan syarat kondisi karburator masih dalam keadaan normal, baik itu fungsi SKEP, PELAMPUNG, SEPUYER, CHOKE, SELENOID, VACUUM dll.Karena perlu diingat bahwa faktor umur mobil sangat berpengaruh pada kondisi karburator itu sendiri, terutama pada bagian AS SKEP. Bayangkan apabila umur mobil sudah 18 tahun, berarti selama 18 tahun itu pula 'as skep' sudah di kikis seiring injakan pedal gas dari penggunanya, otomatis lubang 'as skep' tersebut semakin lebar, dan 'as skep' pun sudah tidak presisi lagi, yang akan mengakibatkan komponen skep tidak bisa menutup ruang karburator secara sempurna. Kalo sudah bengini biasanya mesin mobil akan tidak stationer, walaupun terkadang stationer besoknya pasti tidak stationer lagi.Hal yang perlu dilakukan adalah memperbaiki 'lubang as skep' menjadi presisi lagi atau mengganti komponen skep yang sesuai (presisi) dengan ruang karburator.S E M O G A B E R M A N F A A T
Diposkan oleh Bambang Sukmono di 20:07

6.PERIKSALAH FUEL FILTER BENSIN KENDARAAN ANDA

Seringkali kita melupakan kebersihan tempat dan saluran bensin kendaraan kita, biasanya barulah dibersihkan ketika kendaraan kita mulai tersedak atau susah hidup mesinnya karena saluran bahan bakarnya tersumbat. Mending hal ini terjadi ketika kita dalam perjalanan dalam kota …bagai mana kalau kita sedang dalam perjalanan ke luar kota ??
Untuk itu ikutilah perawatan standar pabrikan. Menurut aturan bersihkan komponen ini (saringanbensin) secara berkala setiap 5.000 km lalu lakukan penggantian setiap kelipatan 10.000 km. Bahan dasar fuel filter adalah kertas yang didalamnya terdapat pori-pori yang berfungsi menyaring kotoran yang masuk. Didalam jangka waktu ya lama pori-pori tersebut akan semakin sempit karena tertutup oleh kotoran yang tersaring, sehingga pasokan bahan bakar ke karburator berkurang yang mengakibatkan kerja mesin akan tersendat-sendat atau bahkan akan mogok. Untuk itu maka gantilah saringan bensin tersebut dengan yang baru.
Bensin yang berkualitasnya buruk bisa juga memperpendek umur fule filter. Bisa saja bensin tercampur kotoran dan air dua hal ini bisa merusak komponen-komponen pada system bahan bakar seperti karat. Air yang terserap ke mesin bersama bahan bakar bisa mengakibatkan keausan dari komponen yang dilaluinya, seperti memicu terjadinya karat pada cylinder block. Disitulah fuel filter bekerja mencegah kotoran atau zat lain yang terkandung dalam bensin terbawa sampai ke mesin.
Diposkan oleh jafa.auto69 di 06:55 0 komentar Minggu, 23 Maret 2008



7.Tips Jarum Skep Permanen

05:58 0 Comments
Bisa Diganjal atau Ganti Nosel
Beberapa motor keluaran baru, mulai mengarah tingkat efisiensi tinggi. Bisa dilihat lewat penerapan jarum skep karburator model permanen alias nggak bisa diseting boros-iritnya. Tujuannya agar setingan pabrik sebisa mungkin tak banyak diubah.Tapi pada kenyataanya, sebagian pemilik motor mengaku kurang puas sama performa motor standar. Sehingga segala cara dilakukan. Salah satu yang biasa dilakukan adalah mengatur ulang posisi klip jarum skep. Padahal khusus jarum skep model ini, bagi sebagian orang masih dianggap sulit dilakukan. Gimana tuh?“Sebetulnya banyak cara dilakukan sebelum jarum skep diganti jarum yang bisa diatur tinggi-rendahnya. Misal diganjal atau ganti ukuran lubang nosel lebih besar atau kecil,” buka Athanasius Ketut Hargunanto, mekanik Gunung Sangyang di Jl. Gn. Sangyang, Krobokan-Bali.Contoh Honda Supra X 125 yang menggunakan jarum skep permanen, kurang sip di putaran tengah. Kata Ketut, ganjal aja bagian bawah stoper penahan jarum skep pakai potongan ampelas atau bekas kaleng minuman (gbr. 1). “Pakai cara ini suplai bensin di putaran tengah semakin deras. Cuma yang repot kalau seting kekeringan, terpaksa jarum skep harus diganti,” wanti pria kelahiran Lampung ini.Cara lainnya bisa juga mengganti nosel jarum skep diameter kecil atau besar (gbr. 2). Kata mantan instruktur sekolah mekanik HMTC itu lagi, cara ganti bisa baca kode yang dimiliki nosel pada setiap motor.Umpama Jupiter-Z kode nosel 90 5 E–8, sedang kode nosel Shogun 125 yaitu 92 8 D–8. Itu menunjukan diameter dalam lubang nozel Shogun 125 lebih kecil. Sehingga aliran besin di lubang venturi ikutan kering.Padahal arti angka di belakang huruf sangat penting. Misal kode D–8 dengan D–9, jelas lebih besar D-9. Tapi dibanding kode E-0, diameter lubang jelas lebih besar dari D-8 atau D-9. Sehingga aliran bensin semakin basah lagi di putaran tengah.Tapi kalau nggak mau repot, bisa aja beli jarum skep dalam bentuk kit (gbr. 3). Ada yang asli dan ada juga KW. Sudah lengkap terisi sesuai kebutuhan peranti karbu, mulai dari jarum skep, klip, nosel dan lainnya.Namun biar tidak salah saat beli kit jarum skep, usahakan dimensi jarum harus sama. Terutama tingginya. ”Sebab kalau terlalu pendek, ujung jarum dikhawatirkan tidak mau balik ke lubang asli. Motor pun nggak mau langsam,” tutup Ketut yang mewanti pakai repair kit Honda Grand atau Supra 110 bila Supra X 125 ganti jarum skep.
sumber artikel:http://www.motorplus-online.com
Diposkan oleh cecepLink ke posting ini
Label: tips perawatan

8.Bikin Irit Mio Pakai Spuyer Kaze
Seliter Premium Rp 6 ribu! Ah enggak masalah, karena banyak cara dilakukan untuk mengefisiensikan pemakaian bensin ini. Seperti dipraktikkan Ahmad, mekanik Hansen Motor (HM). Dia eksperimen di Yamaha Mio dengan pakai spuyer motor lain yang sama-sama pakai karbu vakum.Maksudnya? “Ya, main jet punya Kawasaki Kaze, lalu pilot jet bawaan Honda Karisma,” papar pria biasa disapa Madun ini. Lo, apa istimewanya? “Ukuran spuyer itu lebih kecil dibanding punya Mio.” Wah, ini namanya nyekek, dong? Bukannya tak direkomendasi?“Emang sih, pabrikan gak rekomendasi. Tapi ya, namanya akal-akalan, tetap aja banyak motormania yang menerapkan!” beber Madun. Oke.. oke... buat wacana, coba jelasin caranya gimana? “Pastinya, selain sediain spuyer tadi, juga karet slang!”
Nah, menurut Madun, karet slang buangan angin dipake biar bukaan jarum skep enggak terlalu gede. “Panjangnya cukup 1,5 cm!” sambar Madun sembari bilang, resepnya ini butuh biaya Rp 30 ribu buat beli repair kit karbu Kaze dan Karisma.
(kiri-kanan) Pilot Jet Kharisma, main jet Kaze dan potongan slang karet
Atau kalo mau irit, bisa juga hunting ke bengkel umum nyari limpahan spuyer yang tak terpakai. Cara pasangnya, pasti diawali membongkar cover bodi penutup karbu, lalu jok dan bagasi. Okelah, untuk tahap ini, Anda pasti sudah mahir melakukannya.Setelah peranti pengabut terlihat, tinggal lepas selubung pengikat manifold, slang bensin dan pernafasan. Lalu copot mur pengunci di bawah karbu, tepatnya di tempat bersarangnya pelampung dan spuyer. Ganti spuyer Mio dengan Kaze.Berikutnya tinggal lepas mur pengikat di tempat bercokolnya per berikut pangkal jarum skep. Selipkan potongan karet slang tadi di tengah per. “Kalo udah, tinggal pasang lagi karbu. Buktiin sendiri khasiatnya,” tantang Madun yang aseli Betawi ini. Bener, nih?
Diposkan oleh dreee di 17:33 0 komentar
Label: Tips 'n' Tricks
9.Gejala Knalpot “Menembak” Pada Yamaha Scorpio11 07 2009
Karet membran / vacuum yang terdapat dalam karburator Yamaha Scorpio kerap mengalami kerusakan/kebocoran yang disebabkan oleh penanganan yang salah atau memang sudah termakan usia.
Dampak dari kebocoran ini menyebakan daya hisap karet untuk menaikan skep tidak sempurna. Gejala yang timbul diantaranya tenaga seperti tertahan dari mulai RPM tengah hingga atas, tarikan ngempos “ngook”, pada saat tutup gas kerap terjadi gejala knalpot “menembak”, busi hitam dan banyak lagi. Walaupun gejala tadi tidak semua diakibatkan karena bocor/rusak nya karet membran tersebut.
CARBURETOR DIAGRAM – MEMBRAN (No.18 – DIAPRAGHM ASSY)
Penanganan yang salah diantaranya, mencopot karet secara kasar, membersihkan karet dengan bensin atau cairan penetran/cleaner lainnya. Untuk membersihkan karet ini cukup dibersihkan dengan perlahan menggunakan kain perca yang halus dan pasangkan kembali dengan sempurna.
Bila terjadi kebocoran kecil sebesar lubang jarum walaupun ada beberapa titik, masih bisa diakali dengan meneteskan dengan lem power glue seujung jarum. Jangan berlebih, karena akan mengakibatkan karet menjadi kaku, dampaknya kerja membran akan terganggu.
Namun bila kondisinya parah tidak bisa lagi diakali menggunakan lem power glue, melainkan “lem biru” alias lempar beli yang baru. Suku cadang yang memiliki nomor parts (see part no.18) 5BP-14940-00 DIAPRAGHM ASSY (Include Skep & Membran) sangat mahal yaitu Rp.626,500 (per 1 Feb 2009).
Saat ini, dipasaran sudah beredar yang hanya menjual karet membran-nya saja, dikenal Membran KW. Walau kualitas nya memang di bawah part original. Tapi disaat kantong kempes, karet membran KW ini dapat menjadi alternatif pilihan. Harga dipasaran berkisar Rp.60,000 – 80,000.
Bila merasa kesulitan mencari dipasaran, maka anda dapat langsung menghubungi Koperasi YSCI (Yamaha Scorpio club Indonesia) yang berlokasi di : Jl. KS Tubun III No.2A Jakarta – Pusat, Phone(021) 5481467, menyediakan part tersebut. Enaknya lagi bisa langsung dipasangin.”Silakan kunjungi di Sekretariat YSCI yang multi fungsi (Koperasi dan Bengkel juga)” ucap Pak Yunanto, Ketum YSCI. Menurut pak Ketua yang ramah ini juga di-amini oleh Bro Apit, Mekanik YSCI, sepakat mengatakan sudah banyak juga yang menggunakan part KW ini jadi alternatif di saat krisis finasial global dan tanpa kendala. (Di kutip dari YSCI web)Komentar : 5 Komentar » Kategori : Tak Berkategori


10.Pingin Ninja 250R tambah Nge-Josss . . . cobain deh Karbu Racing !! April 12, 2009Posted by Taufik in Ninja 250R. Tags: CR Keihin, karburator, keihin, Ninja 250Rtrackback

Ninja 250R memiliki spek standar yang mampu menembus kecepatan 150 km/jam. Akan tetapi bagi sebagian penggunanya kecepatan ini mungkin saja masih kurang . . . berbagai cara digunakan seperti mengganti knalpot freeflow, ngutak-ngatik jet karburator, injeksi udara, dan yang akan dimunculkan dalam artikel ini . . . ganti karburator !!. Ya Karbu Special CR Keihin ( R ~ Racing )

Apa yang diriset oleh keihin pada karburator ini? CR Keihin ini dibangun berventuri halus untuk membuat proses karburasi udara-bbm dengan aliran besar akan tetapi berkomposisi tepat, sehingga pembakaran akan efesien . . . begitu klaim keihin seperti yang saya peroleh dari about.com. Saya denger Para seller di Indonesia sudah mulai membawa masuk karburator kembar yang kompatibel dengan Ninja 250R 008 dan 2009 ini. Karburator kit yang di negara asalnya dibandrol $455 ini kompatibel dengan kabel throttel standar dan dapat dikombinasikan dengan box filter udara maupun filter udara berbentuk turbin. Cobedeh lihat tulisan dibawan karburator ini . . . disana tertulis : Motorcycle race Use Only . . . he he he he . . . sebuah peringatan bijak yangmenggambarkan part bengis ini, semoga berguna
Taufik of BuitenZorg

11.Artikel
Setting Karburator (Lainnya)
Mengacu pada Standarisasi
Karburator dapat diartikan sebuah jantung bagi sepeda motor. Karena, tanpa piranti penyuplai bahan bakar ini, mesin motor tak akan berfungsi. Untuk itulah perlu adanya perhatian khusus terhadap part ini. Adanya kendala yang menghambat aliran bahan bakar pada karburator, dapat membawa petaka pada tunggangan kesayangan anda.
Perawatan maupun setting karburator bisa dilakukan sendiri. Akan tetapi, karena adanya bagian- bagian penting yang ada di dalam karburator ini, disarankan oleh Sahid, Service Manager Suzuki Milenium, untuk mempercayakan kepada bengkel resmi Suzuki (BeReS). Dengan Rp. 12.500 saja, BeReS akan menangani semua masalah pada karburator.
“Langkah awal yang harus dilakukan sebelum menyetel karburator adalah dengan melihat spesi ?kasi dari tipe motor. Karena setiap tipe, spek yang ada pada jeroan karbunya pasti berbeda”, jelas Sahid. Sebagai contoh, Satria F150 mempunyai Main Jet berukuran 112,5 mm, 12,5 mm untuk Pilot Jet dan 1 ¾ untuk putaran Pilot Air Screw-nya.
Kita juga bisa melihat kondisi motor. Apakah sudah ada perubahan ataupun penambahan pada parts pendukung, seperti knalpot racing atau yang lainnya. Karena adanya pernggantian ini bisa mempengaruhi setelan pada karburator. Jika mendapati hal ini, spesi?kasi pada karbu pun harus ada perubahan. Jeroan pada karbu harus dirubah 2,5 – 5 step dari spek standard.
Jika semua kondisi karburator sudah dicek, tiba giliran kita untuk menyetelnya. Hidupkan mesin motor, pertahankan gas pada RPM 1.500 – 1.600. Kemudian, putar setelan udara (pilot air screw) sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Dengan mengacu pada standarisasi yang sudah ada, kita akan mendapatkan hasil setingan yang sempurna.
Diposting Oleh: Cetak / Print : Cetak/Print keseluruhan isi Artikel ini Email ke teman : Kirimkan isi Artikel ini via Email Berikan Rating :
(6 suara, rata-rata: 2.67 dari 5)Dibaca Sebanyak : 2.179 Kali Terakhir Modifikasi : Agustus 11th, 2008 Disimpan dalam : Moto Mania, Tips & Trik Navigasi : Postingan Sebelumnya / Postingan Berikutnya
ARTIKEL YANG BERHUBUNGAN:
Agustus 11, 2008 -- Teknik Menyetel Karburator Motor (5)
Oktober 28, 2008 -- Problem Karbu & Cara Setting Karburator Motor (8)
Agustus 2, 2008 -- Korek Harian 4-Tak : Seting Karburator (1)
KAMU JUGA BISA BIKIN POSTING KAYA DIATAS, CARANYA:
Klik "MASUK LOG" kemudian setelah masuk ke panel kamu klik "TULIS". Tulisan bisa berupa karya sendiri atau cuplikan dengan menayangkan sumbernya. Tulisan pertama kali biasanya tidak ditayangkan langsung di situs, setelah tulisan pertama itu disetujui oleh moderator maka tulisan-tulisan dari penulis yang bersangkutan tidak akan dimoderasi lagi. Semakin banyak bintang maka semakin banyak pengunjung yang suka dengan tulisan kamu atau kamu bisa melihatnya di panel "STATISTIK SITUS". Berbagilah informasi agar informasi itu bermanfaat, mari berpartisipasi membangun negri.


12.Kapsul Disedot, Innova Disemprot

TAM
Tangki bensin dilengkapi dengna pompa dan saringan pertama
Artikel Terkait:
Rahasia Keunggulan Innova dari Kijang Kapsul
Mesin Innova 2007 Plus Oksigen Sensor
Sabtu, 11/4/2009 15:03 WIB
KOMPAS.com — Sistem injeksi bukan lagi teknologi baru, tetapi sudah digunakan semua mobil yang diproduksi di Indonesia saat ini, mulai dari yang paling mewah sampai terendah.
Untuk Kijang, sistem injeksi bensin digunakan pada Kapsul produksi terakhir dan seluruh Innova. Inilah salah satu faktor yang menyebabkan Innova lebih irit konsumsi bahan bakarnya dibandingkan dengan Kapsul, terutama yang masih mengandalkan karburator.
Karburasi. Pada mesin yang masih mengandalkan sistem karburasi (alatnya disebut karburator), bensin dipasok ke dalam mesin berdasarkan isapan piston. Saat mesin melakukan langkah isap atau piston bergerak dari atas (titik mati atas, TMA) ke bawah (titik mati bawah atau TMB) dan katup isap terbuka, udara dari luar disedot ke dalam mesin. Udara ini mengalir melalui belalai (saluran masuk), saringan udara, karburator, saluran isap, dan terus ke dalam mesin.
Tugas karburator mencampur bahan bakar dan udara. Cara mencampurnya, saat udara lewat karburator yang mengalir pada kecepatan tinggi—karena adanya efek venturi atau penyempitan—bensin yang berada di ruang pelampung tersedot melalui spuyer (lubang-lubang berukuran jarum). Selanjutnya, dalam perjalanan dan sampai di mesin, udara bercampur membentuk kabut dan menjadikannya lebih mudah dibakar.
Injeksi. Pada sistem injeksi, cara memasok atau mendapatkan udara sama dengan mesin yang masih menggunakan sistem karburasi. Tepatnya, udara diisap ketika piston di dalam mesin bergerak dari atas ke bawah. Perbedaannya ada pada cara mencampur dan memasok bensin.
Di sini, bensin tidak disedot oleh udara yang mengalir dengan cepat, tetapi disemprotkan oleh injektor. Pada mesin Innova, bensin disemprotkan ke dekat katup isap. Di sinilah untuk pertama kali bensin dan udara bercampur. Selanjutnya, percampuran atau hubungan lebih akrab terjadi di dalam mesin.
Injektor yang digunakan untuk menyemprot bensin dipasang di saluran isap dan hasil semprotannya diarahkan ke dekat katup isap. Agar bensin bisa dinjeksi dengan tekanan kuat sehingga terbentuk pengabutan, digunakan pompa tekanan tinggi. Dalam hal ini, mesin menggunakan dua pompa, satu di tangki, dan satu lagi di ruang mesin.
Injektor. Injektor, cara kerjanya sama dengan jarum suntik. Ada bagian yang bergerak naik-turun dan disebut plunyer. Di ujung plunyer ada jarum yang menutup lubang nosel ketika tidak bekerja.
Bila arus listrik dialirkan oleh komputer ke injektor (ke solenoid), plunyer tertarik, jarum ikut terangkat dari dudukannya. Hasilnya, bensin yang berada di dalam injektor menyemprot keluar. Ini bisa terjadi karena bensin yang ada di dalamnya bertekanan.
Injektor dipasang pada rel bahan bakar bersama injektor untuk silinder lainnya. Jadi, satu silinder menggunakan satu injektor. Karena itu pula, metode ini disebut multipoint injection.
Bensin yang berada di dalam rel terus ditekan oleh pompa. Agar tekanan konstan dan tidak boleh terlalu tinggi, pada rel dilengkapi pula dengan kontrol tekanan (pressure regulator). Bila tekanan terlalu tinggi, bensin dikembalikan ke tangki.
Jumlah bensin yang disemprotkan ditentukan berdasarkan lama injektor membuka. Pada putaran rendah, jumlah bensin yang diperlukan sedikit, waktu injektor menyemprotkan bensin lebih singkat. Sebaliknya, pada putaran tinggi, waktu menyemprotkan bensin lebih lama.
ECU. Dalang yang mengatur atau memerintahkan injektor bekerja atau diam adalah komputer mesin yang disebut juga engine control unit (ECU). Untuk mengatur lamanya injektor membuka, komputer melakukannya berdasarkan informasi dari bagian lain.
Bagian lain itu antara lain gerakan pedal gas yang diinjak oleh pengemudi (sensor pedal gas), posisi katup gas (throttle body), sensor aliran udara, posisi poros kem, poros engkol atau kruk as, sensor air pendingin, knock sensor dan sensor oksigen. Dengan berbagai parameter itulah, komposisi campuran udara dan bahan bakar dijaga tetap maksimal dan menjadikan konsumsi pemakai bahan bakarnya jadi tidak boros.
Sebagai contoh, oksigen sensor yang mulai diperkenalkan pada mesin Innova 2007 akan menjaga komposisi campuran udara dan bensin 14,7 : 1. Atau, kalau perlu tenaga, itu sedikit diperkaya saat akselerasi.
Nah, pada mesin tanpa sensor oksigen, hal tersebut tidak bisa dilakukan. Soalnya, informasi hasil pembakaran tidak diketahui. Ini pula yang membuat Innova keluaran terakhir lebih irit dan emisi gas buangnya juga ramah lingkungan dengan standar Euro-2.
13.
Substitusi Spuyer
2009-07-24 20:58:46
Banyak alternatif pengganti spuyer karburator Honda Vario. Artinya, pengeber skubek Agnes Monica ini nggak perlu pusing jika mau ganti spuyer ukuran lebih gede.Cek deh perbandingan spuyer karbu Keihin VK22 milik Vario. Ukurannya 35 untuk slow-jet alias pilot-jet dan 102 untuk main-jet.Coba bandingkan dengan spuyer karbu Suzuki Satria F-150 dan Honda Tiger. “Main-jet bisa saling tukar dari Satria F-150 dan Honda Tiger,” jelas Johny Holle, mekanik dan pemilik bengkel spesialis Honda Tiger dan Honda Vario di Jl. Daan Mogot, Jakarta Barat.Pilihan main-jet bisa menggunakan ukuran 110 punya Satria F-150 dan Tiger yang ukurannya 120 atau 122,5. Kalau lihat ukurannya sih, memang jauh lebih tinggi dari punya Satria F-150 dan Tiger. Artinya, debit bensin ke ruang bakar untuk putaran atas jauh lebih banyak dengan main-jet Satria F dan Tiger.Cocok banget kalau ada pemilik Vario yang rute jalan rayanya minim kemacetan dan panjang. “Masangnya juga gampang. Enggak perlu ada yang dirojok atau diampelas. Tapi, bensin memang jadi sedikit rada boros,” jelas Johny yang sudah sukses menggarap beberapa Vario bore up.Pilihan lain untuk pilot-jet bisa pakai dari karbu kepunyaan Honda Karisma dan Honda CBR150. Karisma dan CBR150 punya ukuran pilot-jet 38. Ini bisa menambah suplai bahan bakar ke ruang bakar.Artinya, tenaga yang dihasilkan sedikit bertambah di putaran bawah. Pas buat Vario yang langganan melibas lalu lintas padat atau macet.Penulis/Foto : Niko/GT

14.Diagram Penampang Karburator Starlet 2E/1E
Mengenal lebih jauh karburator toyota starlet 2E/1EBuat para pecinta starlet, pasti sudah gak aneh mendengar nama karburator. Mungkin masih ada diantara rekan starleter yang belum begitu mengenal apa saja sih bagian-bagian dalam karburator, starno akan memberikan pencerahan lewat diagram gambar dibawah ini.Bagian yang paling utama dari sebuah karburator toyota starlet adalah lubang venturi primer dan lubang venturi skunder. Masing-masing lubang venturi ini dilengkapi dengan spuyer dengan ukuran berbeda. Untuk lubang primer menggunakan ukuran spuyer 105 dan lubang skunder menggunakan spuyer 162. Merubah ukuran spuyer sangat diharamkan bagi starno, disebabkan merubah ukuran spuyer akan menyebabkan mesin tidak bekerja normal yang nantinya jangka panjang bisa merusak mesin. Hal lain yang penting merubah spuyer dengan ukuran lebih kecil tidak akan membuat mesin lebih irit malah bisa sebaliknya.Bagian penting lainnya adalah katup selenoid yang digerakan oleh sistem kelistrikan mobil. Bagian ini biasa di 'akalin' sama tukang servis karburator dibuat 'mati', padahal fungsi utama alat ini adalah penghenti aliran bensin saat kunci kontak dimatikan sehingga mesin langsung mati sempurna.Berikutnya adalah katup cuk, katup baru berfungsi dan bisa bergerak lancar saat cuk di tarik atau dilepas. Pasikan kabel tidak macet dan buat starlet yang menggunakan cuk otomatis pastikan alat bimetal cuk berfungsi normal.Bagian yang terpenting lain adalah Membran trotel skunder. Dari survey dilapangan ternyata 80% karburator toyota starlet mengalami masalah di membran trotel skunder ini, hal ini sering disebabkan oleh mampetnya selang vakum venturi skunder sehingga mempengaruhi kerja katup trotel skunder. Pastikan salurannya bersih dan lancar untuk hasil maksimal.Modifikasi Trotel SkunderModifikasi karburator pada bagian trotel sekunder adalah modifikasi semi sport, karena modifikasi ini akan membuat mesin lebih responsif, kemampuan akselerasi bertambah begitupun top speed.Demikian pencerahan singkat, bagi starleter yang ingin bertanya silahkan bisa melalui telpon atau sms.Dan bagi starleters yang ingin tune up semi sports dapat langsung datang ke bengkel starno Senin - Minggu mulai jam 10-17wib (konfirmasi dibutuhkan), pekerjaan tuning hanya 45 menit dan bisa ditunggu, biaya tuning semi sport Rp.250rb garansi tuning 1 bulan.Salam Starleters,Starno72021-32929696

15.Electronic Fuel Injection Teknologi Otomotif Yang Ramah Lingkungan

(sumber: motorcycle.com)
ARTIKEL TEKNOLOGIA LAINNYA
Indonesia Ranking 138 Kecepatan Akses Internet Dunia
Salah Membajak Kapal
Muzu Pesaing Baru Youtube
similar-site.com Alat Nyari Situs
Aturan Baru Dari Twitter
Facebook Lite, FB Versi Baru
Fan Check ada Virusnya
Gara-gara Face Book Selamat Dari Jebakan
Hati-Hati Sama Virus Ini
Windows 7 Gratisan Akan Dihentikan Thu, 05/28/2009 - 08:46
Bagi yang suka barang otomotif pastinya sudah sering dengar dengan istilah Electronic Fuel Injection yang sekarang ini banyak dipakai oleh motor-motor keluaran terbaru. Terus yang namanya Electronic Fuel Injection itu sebenarnya seperti apa dan kerja sistem teknologi ini gimana.
Menurut penjelasan dari beberapa praktisi dan lembaga yang kerjaannya biasa menangani urusan otomotif. Teknologi Electronic Fuel Injection itu artinya sistem injeksi bahan bakar, karburasi digital yang digunakan sebagai pengganti karburator (karburasi manual). Sekarang ini banyak diterapkan pada mesin sepeda motor keluaran beberapa tahun belakangan ini. Teknologi ini dibuat, tujuannya untuk menghemat penggunaan bahan bakar dan mengurangi kadar gas buang (emisi) yang dihasilkan, kata lainnya ramah lingkungan.
Sistem injection yang digunakan pada sepeda motor sudah ada yang dikendalikan oleh ECM (Electronic Control Module), jumlah dan waktu suplai bahan bakar diatur dengan sangat presisi disesuaikan kondisi putaran mesin. Hasilnya motor menjadi sangat irit bensin. Untuk melihat cara proses kerjanya bisa melalui pada panel speedometer yang dilengkapi dengan MIL (Malfunction Indicator Lamp), sewaktu lampu indikator akan hidup kalau ada gangguan. Sebagai pengamannya sepeda motor ini dilengkapi dengan BAS (Bank Angel Sensor), dimana sistem elektrik dan suplai bahan bakar otomatis akan mati kalau sepeda motor jatuh.
Teknologi injection ini awalnya diterapkan pada mobil, tapi kalau melihat jumlah motor di perkotaan yang sudah mencapai jutaan maka pabrik motor ternama mulai menerapkannya. Penerapan teknologi injection untuk memenuhi standar Euro 2 tentang kadar emisi gas yang dibuang oleh kendaraan bermotor. Pabrikan motor memang seharusnya peduli sama kondisi bumi kita yang lapisan ozon-nya makin menipis ini (dari berbagai sumber).sph
Login or register to post comments
232 reads

16.EFI – Electronic Fuel Injection pada Motor Oktober 24, 2007
Posted by ilham in Otomotif, Referensi, Sharing, Tuning. trackback
By Bengkelsepedamotor
Berbagai macam cara dan usaha yang dilakukan untuk mengurangi kadar gas buang beracun yang dihasilkan oleh mesin-mesin kendaraan bermotor seperti penggunaan BBM bebas timbal, penggunaan katalis pada saluran gas buang, dll.
Sebagaimana mesin 2 langkah yang harus digantikan oleh mesin 4 langkah, sistem karburasi manual akhirnya juga akan digantikan oleh sistem karburasi digital.
Sistem injeksi bahan bakar elektronik (karburasi digital) sudah mulai diterapkan pada mesin sepedamotor, perlahan tapi pasti akan menggantikan sistem yang sudah lama bertahan yaitu karburator (karburasi manual).
Karena mesin sepedamotor merupakan kombinasi reaksi kimia dan fisika untuk menghasilkan tenaga, maka kita kembali ke teori dasar kimia bahwa reaksi pembakaran BBM dengan O2 yang sempurna adalah:
14,7:1 = 14,7 bagian O2 (oksigen) berbanding 1 bagian BBM
Teori perbandingan berdasarkan berat jenis unsur, pada prakteknya perbandingan diatas (AFR – Air Fuel Ratio) diubah untuk menghasilkan tenaga yang lebih besar atau konsumsi BBM yang ekonomis.
Karburator juga mempunyai tujuan yang sama yaitu mencapai kondisi perbandingan sesuai teori kimia diatas namun dilakukan secara manual. Karburator cenderung diatur untuk kondisi rata-rata dimana sepedamotor digunakan sehingga hasilnya cenderung kearah campuran BBM yang lebih banyak dari kebutuhan mesin sesungguhnya.
Untuk EFI karena diatur secara digital maka setiap ada perubahan kondisi penggunaan sepedamotor ECU akan mengatur supaya kondisi AFR ideal tetap dapat dicapai.
Contohnya: Pada sistem Karburator ada perbedaan tenaga jika sepedamotor digunakan siang hari dibandingkan malam hari, hal ini karena kepadatan oksigen pada volume yang sama berbeda, singkatnya jumlah O2 berubah pasokkan BBM tetap (ukuran jet tidak berubah).
Hal ini tidak terjadi pada sistem EFI karena adanya sensor suhu udara (Inlet Air Temperature) maka saat kondisi kepadatan O2 berubah, pasokkan BBM pun disesuaikan (waktu buka injector ditambah atau dikurangi). Jadi sepedamotor yang menggunakan EFI digunakan siang atau malam tetap optimum alias tenaga tetap sama

17.Perawatan Karburator Honda Vario di Musim Hujan
dekeizer on September 5th, 2008
Dimusim hujan seperti sekarang, sepeda motor cenderung cepat kotordikarenakan cipratan air maupun lumpur. Oleh sebab itu, jika tidakcepat dibersihkan, maka bisa mengurangi keawetan usia motor, khususnyabagian yang terbuat dari besi atau metal. Salah satu bagian terpentingpada motor ialah karburator. Jika karburator basah dan kotor karenahujan, maka perlu cepat diambil tindakan untuk mencegah terjadinyahal yang tak diinginkan seperti motor mogok.
Untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan tersebutmaka perlu diambil langkah sebagi berikut:Lepaskan karburator dari manifold, saluran bensin, saluran udara danjangan lupa di tipe vario ini ada komponen yang harus dilepas juga yangdinamakan Auto Choke by Starter. Yaitu Choke Sistem Automatic, yangpada saat sepeda motor dalam kondisi dingin Auto Choke by Starterbekerja. Untuk menutup saluran udara agar memperkaya campuran bahan bakar,lepaskan dengan cara membuka socket (sambungan kabel), jangan melepaskanAuto Choke itu dengan membongkar komponennya yang di baut ke karburator.Karena Auto Choke by Starter tersebut sangat sensitif apabila terkenakotoran sedikitpun dan dalam pemasangannya juga harus benar-benar ahli.
Setelah karburator selesai dirakit, pasang karburator pada tempat semulalalu coba hidupkan sepeda motor tersebut dengan cara diengkol/dikayuhterlebih dahulu. Jika putaran mesin meninggi selama 1-2 menit dan setelahitu putaran mesin kembali ke standar, itu berarti karburator sudah kondisinormal dan auto choke by starter bekerja dengan baik
Tags: hujan, karburator, matic, Tips, vario
18.
Cara Perawatan Karburator Vakum Kamis, 09 Juli 2009
Karburator vakum alias CV (Constant Velocity) sudah jadi standar motor keluaran terbaru. Bisa dilihat pada Yamaha Mio, Honda Vario, Kawasaki Kaze ZX130, Suzuki Thunder, Suzuki Satria F-150. Teknologinya sudah mengikuti teknologi karburator mobil, pertimbangannya pasti soal konsumsi bahan bakar yang irit plus buka-tutup gas yang halus.

Tapi, kinerja karburator vakum bisa terganggu kalau salah perawatan, cara merawatnya berbeda dengan karburator konvensional. Misalnya tidak disarankan buka boks filter udara. Memang awalnya tarikan terasa lebih cepat, tapi kelamaan debu bisa menghambat gerakan skep. Skep di karburator vakum beda karena bahannya dari resin dilapis teflon. Bandingkan dengan skep yang umum dengan bahan logam berlapis krom. Gara-gara kena debu, skep jadi macet dan lama kelamaan lapisan teflon tergores, hasilnya motor susah langsam/nggak stabil.Bagian lain yang tak kalah sensitif adalah karet karburator vakum. Posisinya ada di atas karbu dan ditutup lempengan besi. Waktu servis nggak perlu dibuka karena kalau sampai salah rakit sehingga karet terjepit maka dapat mengakibatkan kebocoran sehingga putaran mesin jadi ngaco. Karet vakum juga nggak boleh kena bensin. Bisa melar atau paling parah tidak bisa digunakan lagi. Harganya mahal Bro.Buat yang biasa korek karburator konvensional dengan reamer atau memperbesar diameter venturi. Hal ini jangan dilakukan pada karburator vakum, resikonya skep bisa oblak yang bisa berakibat mesin susah hidup.Karburator CV bekerja dengan tekanan udara dari crankcase dan intake. Jadi perhatikan kondisi selang vakum yang menuju karbu. Seumpama retak atau sobek, langsung ganti baru karena mesin bakal susah hidup. Kondisi karet pemegang karbu dan intake manifold tidak boleh ada kebocoran karena berimbas skep bakal susah naik. Termasuk klep masuk yang tak lagi rapat pun bisa bikin daya isap ke karbu vakum jadi melorot.Jadi, hati-hati, teknologi baru, jangan sembarangan merawat, pelajari dulu.
19.
Cara Seting Main Jet dan Pilot Jet Karburator Kamis, 09 Juli 2009 Biasanya kita nggak puas dengan setingan mesin, jika motor kita suah dikorekmaka main-jet dan pilot-jet karburator perlu diseting ulang.Setingannya tergantung pada korekan motor masing-masing, yang penting bedakan rasa tarikan motor di mesin.Lakukan penyetelan gas dan angin secara tepat. Jika motor dicoba digeber/gasfull terus tarikannya kurang maka setelan main jet kurang pas. Coba naikan setelan 5 angka dulu. Setelah itu, coba tarik gas lagi. Jika pada tarikan gas yang tinggi masih ada jeda pada pasokan bensin/masih mberebet, berarti main-jet masih kurang juga. Bisa naikan satu step lagi, atau jadi 7 atau 7,5 angka. Biasanya, untuk korekan harian kenaikan itu sudah cukup tinggi.Sebaliknya, jika saat digas malah terasa mbrebet di putaran atas. Itu artinya, kenaikan main-jet yang dilakukan terlalu besar dan harus diturunin. Selain mbrebet, setelan main kegedean juga berdampak bensin boros. Bensin terbuang dan nggak terbakar maksimal. Bisa dilihat di busi. Kalau cepat sekali hitam, berarti setelan main jet terlalu besar, ciri-ciri kondisi dapat dilihat pada tema busi.Sementara untuk setelan pilot-jet karburator, coba hal ini. Nyalakan motor, jika motor susah hidup setelah dilakukan penyetelan atau bisa hidup tapi pada putaran bawah tampak seperti ada jeda/kosongnya tarikan seperti bensin enggak jalan. Itu artinya pilot-jet nggak pas, perlu dinaikan.Cara menaikan juga bertahap. Sama seperti kenaikan main-jet, coba dinaikan 5 angka dulu, jika msih kurang bisa dinaikan satu step lagi antara 5 sampai 7,5 angka. Tentu saja, tergantung karakter mesin msing-masing dan jenis karburator. Tapi biasanya setingan pilot dan main-jet karburator nggak sampai 10.


Panduan Set-up Karburator
Untuk mengatur kinerja karburator Solex 34 Pict 3 dengan benar, anda perlu sebuah tachometer (alat penunjuk RPM).Pertama-tama, pastikan bahwa mesin dalam kondisi panas (telah cukup dihangati sampai suhu optimal).Matikan mesin.Pasang tachometer dan kendurkan "fast idle screw" (lihat gambar) hingga tidak bersentuhan dengan badan karburator. Putar mur tersebut sehingga bersentuhan dengan badan karburator, lalu tambahkan 1/4 (seperempat) putaran lagi.Nyalakan mesin.Putar "volume control screw" (mur kecil disebelah kiri) sampai masuk semua. Lalu putar kebalikan arah sebanyak 2 1/2 (dua setengah) sampai 3 (tiga) putaran.Putar "volume control screw" (yang kecil) searah jarum jam hingga rpm drop, lalu putar berlawanan arah jarum jam (lihat tach dimana rpm yg tertinggi) hingga rpm drop. Putar lagi searah jarum jam, tetapi sekarang berhenti pada rpm tertinggi diantara putaran-putaran yang telah dilakukan tadi. (catatan: putaran-putaran pada "volume control screw" harus dilakukan perlahan-lahan supaya karburator dapat bereaksi terhadap perubahan). Putar kembali "volume control screw" searah jarum jam hingga rpm turun 20 atau 30.Atur idle dengan menggunakan "bypass screw" (yang besar) sampai tachometer sekitar 850 sampai 900 rpm.Biasanya VW anda sudah optimal sampai aktifitas nomor 7, tetapi jika karburator anda masih jauh dari optimal, silahkan coba sekali lagi mulai dari aktifitas nomor 5. Anda juga mungkin lebih baik mengeset idle anda lebih tinggi sedikit dari yang "standard" di buku-buku petunjuk VW, yaitu antara 850 sampai 900 rpm (jika VW anda menggunakan generator atau memakai A/C, supaya baterai tidak tekor). Saya sendiri memasang rpm saya disekitar 900 sampai 1000rpm, malahan ada yang mengeset sampai 1200 rpm.
20.
Panduan Set-up Karburator
Untuk mengatur kinerja karburator Solex 34 Pict 3 dengan benar, anda perlu sebuah tachometer (alat penunjuk RPM).Pertama-tama, pastikan bahwa mesin dalam kondisi panas (telah cukup dihangati sampai suhu optimal).Matikan mesin.Pasang tachometer dan kendurkan "fast idle screw" (lihat gambar) hingga tidak bersentuhan dengan badan karburator. Putar mur tersebut sehingga bersentuhan dengan badan karburator, lalu tambahkan 1/4 (seperempat) putaran lagi.Nyalakan mesin.Putar "volume control screw" (mur kecil disebelah kiri) sampai masuk semua. Lalu putar kebalikan arah sebanyak 2 1/2 (dua setengah) sampai 3 (tiga) putaran.Putar "volume control screw" (yang kecil) searah jarum jam hingga rpm drop, lalu putar berlawanan arah jarum jam (lihat tach dimana rpm yg tertinggi) hingga rpm drop. Putar lagi searah jarum jam, tetapi sekarang berhenti pada rpm tertinggi diantara putaran-putaran yang telah dilakukan tadi. (catatan: putaran-putaran pada "volume control screw" harus dilakukan perlahan-lahan supaya karburator dapat bereaksi terhadap perubahan). Putar kembali "volume control screw" searah jarum jam hingga rpm turun 20 atau 30.Atur idle dengan menggunakan "bypass screw" (yang besar) sampai tachometer sekitar 850 sampai 900 rpm.Biasanya VW anda sudah optimal sampai aktifitas nomor 7, tetapi jika karburator anda masih jauh dari optimal, silahkan coba sekali lagi mulai dari aktifitas nomor 5. Anda juga mungkin lebih baik mengeset idle anda lebih tinggi sedikit dari yang "standard" di buku-buku petunjuk VW, yaitu antara 850 sampai 900 rpm (jika VW anda menggunakan generator atau memakai A/C, supaya baterai tidak tekor). Saya sendiri memasang rpm saya disekitar 900 sampai 1000rpm, malahan ada yang mengeset sampai 1200 rpm.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar